Wednesday, August 17, 2011

6 Tahun Perdamaian Aceh Diperingati Sederhana

BANDA ACEH — Enam tahun perjanjian damai Aceh di Helsinki, Finlandia, diperingati sederhana di Banda Aceh, kemarin. Selain melakukan doa bersama, peringatan proses damai Aceh ini juga dilakukan dengan berbuka puasa bersama anak-anak yatim.
Peringatan yang dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, ini hanya dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Aceh T Setia Budi, yang mewakili Gubernur Aceh. Ada pula Panglima Kodam Iskandar Muda Mayor Jenderal Adi Mulyono, Ketua Badan Reintegrasi Aceh Hanif Asmara, serta beberapa unsur ulama dan anak-anak yatim yang diundang untuk berbuka puasa bersama.
Dalam sambutan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang dibacakan Setia Budi disebutkan, proses damai di Aceh masih memiliki tantangan berat, khususnya dalam hal pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
"Roh perdamaian tidak akan berjalan mulus jika masih ada kesenjangan yang tajam antara kelompok masyarakat di perkotaan dan pedesaan, tingginya tingkat kemiskinan dan angka pengangguran yang besar," katanya.
"Komitmen menjalankan perdamaian bisa menjadi kerikil dan gangguan jika tidak dijalankan dengan baik," ungkap Gubernur.
Pemerintah Aceh berjanji untuk berupaya semaksimal mungkin meningkatkan perekonomian masyarakat, melakukan pemerataan pembangunan, meningkatkan mutu pendidikan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan mengakselerasikan pembangunan di segala bidang sehingga perdamaian akan kuat tertancap dalam hati masyarakat Aceh.

KOMPAS.com


 
Design by Fadel Aziz Pase | Bloggerized by Fadel Partner - Do'a Sepasang Bidadari | Salam Kanan Salam Kemenangan