Wednesday, August 3, 2011

Permintaan Kepiting Bakau di Aceh Meningkat

Banda Aceh - Permintaan masyarakat terhadap kepiting bakau (Scylla serrata Forsskal) meningkat di Kota Banda Aceh sejak hari pertama puasa Ramadhan 1432 Hijriyah, namun harganya tidak mengalami lonjakan. "Permintaan kepiting meningkat  dibanding hari-hari biasa. Peningkatan itu berkisar  50 persen dibanding sebelumnya," kata Thaher, seorang pedagang kepiting yang mangkal di Jalan Iskandar Thani Ulee Lheu Kota Banda Aceh Taher, Selasa.

Ia menyebutkan harga kepiting bakau saat ini berkisar antara Rp35.000-Rp45.000/kilogram, atau terjadi kenaikan rata-rata berkisar Rp10.000/kilogram dibandingkan pada hari-hari biasa.

Kepiting bakau yang memiliki telur harganya kini mencapai Rp45.000/kilogram, sementara yang biasa (tidak ada telur) seharga Rp35.000/kilogram.

Jenis kepiting yang paling banyak dicari yakni kepiting yang ada telurnya, ujarnya.
Thaher menjelaskan, jika hari-hari biasa paling banyak  terjual 20 kilogram/hari sementara pada 1 Ramadhan (Senin,1/8) mencapai 40 kilogram/hari.
Dijelaskan, kepiting bakau untuk kebutuhan masyarakat Kota Banda Aceh dan Aceh Besar sebagian besar dipasok dari pesisir timur Provinsi Aceh, terutama Kota Langsa dan Aceh Timur.

Hasil sebuah penelitian disebutkan kepiting bakau telah dikenal baik di pasaran dalam dan luar negeri karena rasa dagingnya  lezat serta  bernilai gizi tinggi yakni mengandung berbagai nutrien penting. Daging kepiting bakau mengandung 47,5 persen protein dan 11, 20 persen lemak.

Sudirman, seorang warga menjelaskan kepiting bakau memiliki citra rasa enak jika dimasak kari atau sop, baik disantap saat berbuka maupun pada sahur.

M Yusuf, warga Gampong (desa) Lamseupeung, Kota Banda Aceh menjelaskan pihaknya juga mengemari kari sop atau kuah santan dari kepiting bakau. "Biar pun sedikit mahal dari hari-hari biasa, tidak masalah. Saya suka berbuka puasa dengan hidangan sop kepiting," katanya menambahkan.

Antara


 
Design by Fadel Aziz Pase | Bloggerized by Fadel Partner - Do'a Sepasang Bidadari | Salam Kanan Salam Kemenangan