ACEH TAMIANG – Pabrik Pengolahan Kepala Sawit milik PT Padang Palma Permai (PPP) di Desa Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, terpaksa menghentikan operasi pabrik alias tutup karena pasokan buah sawit dilahan yang dimilikinya tidak mencukupi. Produksi dialihkan ke pabrik PKS di Blang Simpo, Kecamatan Pereulak, Aceh Timur.
Kadis Koperasi Industri dan Perdagangan Aceh Tamiang, Ir Irwansyah kepada Serambi, Minggu (14/8/2011) membenarkan, anak perusahaan SIME DARBY perusahaan BUMN dari kerajaan Malaysia ini tutup dan menghentikan operasionalnya di Aceh Tamiang. “Mereka sudah menyurati Pemkab Aceh Tamiang terkait penghentian operasional PKS,” ujarnya.
Alasanan penutupan pabrik karena tidak mencukupi buah sawit yang ada di kebun mereka untuk diolah, sementara kapasitas produksi pabrik 30 ton/jam. Buah dari kebun yang ada di Tamiang selanjutnya akan dilansir ke Aceh Timur untuk dipasok pada PKS milik mereka juga yang ada di Blang Simpo, Aceh Timur. “Mereka ini (PT PPP) ada dua kebun di Aceh Timur dan Tamiang,” ujar Irwansyah.
Dari informasi yang diperolehnya, pabrik tersebut akan tutup minimal selama lima tahun karena pemiliknya juga akan melakukan overhaul terhadap pabrik. “Pabrik tutup sudah ada sekitar satu bulan lalu,” sebut Irwansyah dan menambahkan, untuk perkebunan kelapa sawit tetap beroperasi seperti biasa. Dampak dari penutupan pabrik, diperkirakan sekitar 70 tenaga kerja terancam diputuskan hubungan kerja.
www.tribunnews.com
8:38 PM
Fadel Aziz Pase

Posted in:
