Perhimpunan Alumni dari Jepang Cabang Provinsi Aceh (PERSADA-Aceh) bekerjasama dengan Universitas Syiah Kuala, Persada Pusat, Pemda Aceh dan Kedutaan Besar Jepang akan mengadakan kegiatan bertajuk “Simpati Aceh untuk Jepang”. Kegiatan ini akan dihadiri Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori.
Demikian disampaikan oleh Ketua PERSADA-ACEH, Dr. Farid Mulana, dalam siaran persnya kepada The Globe Journal, Kamis (14/7) di Banda Aceh. Farid mengatakan untuk menyukseskan kegiatan tersebut, panitia mengundang para alumni, simpatisan serta masyarakat kota Banda Aceh dan sekitarnya untuk ikut menghadiri dan berpartisipasi pada kegiatan ini.
Seperti diketahui, saat Gempa dan Tsunami melanda Aceh 2004 silam, pemerintah dan masyarakat Jepang banyak membantu Aceh baik dalam masa tanggap darurat maupun pada masa rekontruksi dan rehabilitasi.
"Karena itu, kita merasa sudah sepantasnya masyarakat Aceh menunjukkan simpatinya bagi masyarakat Jepang dengan memberikan sumbangan, dengan berpartisipasi dan menghadiri acara amal yang akan dihadiri langsung oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia dan Gubernur Aceh,"jelas alumni S3 Jepang tersebut.
Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada Sabtu (16 Juli 2011) mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, di Taman Sari Banda Aceh. Acara amal ini diperuntukkan bagi segenap lapisan masyarakat, yang dikemas dalam beberapa bentuk acara.
“Kegiatannya antara lain bazar masakan Jepang seperti Takoyaki, dorayaki. Berfoto dengan memakai baju Yutaka (Kimono musim panas) dan lelang baju kaos bertuliskan Symphati Aceh for Japan,” ujar Farid Mulana.
Acara ini rencananya juga akan dihadiri oleh Ketua DPRA, Rektor Unsyiah, Rektor IAIN, Walikota Banda Aceh dan unsur Muspida Aceh. Selain itu, pada Kamis pagi ini dilakukan peresmian Japan Corner di Kampus Universitas Syiah Kuala. Japan Corner ini diharapkan berguna untuk;
1. Menjadi penyedia informasi mengenai studi ke Jepang termasuk informasi beasiswa bagi mahasiswa dan staf Universitas Syiah Kuala maupun masyarakat umum.
2. Pelaksana dan pengelola kursus bahasa Jepang bagi mahasiswa dan staf Universitas Syiah Kuala maupun masyarakat umum.
3. Menjadi penyedia informasi dan penghubung Universitas Syiah Kuala serta pihak berkepentingan dan universitas serta pihak terkait di Jepang, baik dalam bidang akademik maupun bidang lainnya.
4. Menjadi penyedia informasi kebudayaan dan sosial Jepang di Aceh dan Sumatera.
5. Menjadi media pertukaran informasi antara alumni dari Jepang dengan para mahasiswa dan staf Universitas Syiah Kuala maupun masyarakat umum.
6. Membantu pelaksanaan kajian-kajian mengenai Jepang dan menginisiasi kemungkinan pembukaan pusat studi Jepang di Universitas Syiah Kuala.
Setelah peresmian Japan Corner, Duta Besar Jepang Yoshinori Katori akan menyampaikan ceramah umum tentang Hubungan Bilateral Indonesia - Jepang kepada mahasiswa dan civitas akademika Universitas Syiah Kuala mulai pukul 10.30 di Gedung AAC Prof. Dayan Dawood, Kampus Unsyiah.
Perhimpunan Alumni dari Jepang Cabang Provinsi Aceh (PERSADA- Aceh) saat ini mempunyai anggota 150-155 orang yang terdiri dari 75 orang yang mendapatkan gelar baik master dan doktor dari berbagai universitas di Jepang, 60 orang pernah melakukan magang dan bekerja di Jepang dan sekitar 15-20 yang pernah melakukan short course (kursus singkat).
Sumber : theglobejournal
6:09 PM
Fadel Aziz Pase

Posted in:
