Bireuen - Kantor Pos Jeunieb, di jalan nasional Medan-Banda Aceh, Gampong Blang Mee Barat, Kecamatan Jeunieb, Bireuen dirampok empat pria bersenjata, Kamis (25/8) sekitar pukul 08.30 WIB. Sebanyak Rp3 juta rupiah uang tunai berhasil dibawa kabur. Dalam aksi yang dilakukan empat pria itu satu diantaranya diduga terluka tembak oleh rekannya sendiri.
Kronologis kejadian yang diperoleh dari sejumlah sumber menyebutkan, empat pria yang dinyatakan masih muda mengenderai dua sepeda motor masuk ke pekarangan kantor pos. Seorang dari perampok itu membuka tas ransel mengambil senjata jenis AK.
Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Junaedi SH di lokasi kejadian menyebutkan empat pemuda pelaku perampokan dalam pengejaran polisi. Sejumlah lokasi yang dicurigai ditelusuri selain menggelar razia di sejumlah titik depan Mapolsek.
Dia menyebutkan dari bercak darah yang ada di lokasi kejadian dipastikan salah satu pelaku terluka parah diduga karena tertembak teman sendiri saat melepaskan satu kali tembakan. Begitupun hal itu belum dapat dipastikan hingga pelaku berhasil dibekuk.
"Selongsong peluru sudah kita amankan, jenis senjata AK tetapi serinya belum tahu, tetapi anehnya setelah diteliti, proyektil peluru tidak ditemukan di lokasi atau di tembok, kemungkinan proyektil peluru bersarang di tubuh pelaku yang tertembak," ujar Dadik.
Dadik menjelaskan sasaran para pelaku kemungkinan adalah gaji para pensiun yang akan dibayar hari itu. Uang yang akan disalurkan kantor pos setempat saat itu ada sekitar Rp277 juta. "Tetapi pelaku tidak berhasil menemukan uang itu, terlebih setelah panik karena seorang rekannya terluka," kata dadik.
Kronologis kejadian yang diperoleh dari sejumlah sumber menyebutkan, empat pria yang dinyatakan masih muda mengenderai dua sepeda motor masuk ke pekarangan kantor pos. Seorang dari perampok itu membuka tas ransel mengambil senjata jenis AK.
Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Junaedi SH di lokasi kejadian menyebutkan empat pemuda pelaku perampokan dalam pengejaran polisi. Sejumlah lokasi yang dicurigai ditelusuri selain menggelar razia di sejumlah titik depan Mapolsek.
Dia menyebutkan dari bercak darah yang ada di lokasi kejadian dipastikan salah satu pelaku terluka parah diduga karena tertembak teman sendiri saat melepaskan satu kali tembakan. Begitupun hal itu belum dapat dipastikan hingga pelaku berhasil dibekuk.
"Selongsong peluru sudah kita amankan, jenis senjata AK tetapi serinya belum tahu, tetapi anehnya setelah diteliti, proyektil peluru tidak ditemukan di lokasi atau di tembok, kemungkinan proyektil peluru bersarang di tubuh pelaku yang tertembak," ujar Dadik.
Dadik menjelaskan sasaran para pelaku kemungkinan adalah gaji para pensiun yang akan dibayar hari itu. Uang yang akan disalurkan kantor pos setempat saat itu ada sekitar Rp277 juta. "Tetapi pelaku tidak berhasil menemukan uang itu, terlebih setelah panik karena seorang rekannya terluka," kata dadik.
The Globe Journal
9:08 PM
Fadel Aziz Pase

Posted in:
