| Ilustrasi |
LHOKSEUMAWE –Ternyata tak cuma dorce (artis-red) yang doyan brondong (lelaki muda). Di Aceh pun seorang mahasiswi terpikat akan ketampanan pria dibawah umur (abg). Karena itu, ia lantas mengajak untuk kiss-kissan (ciuman mesra) hingga akhirnya digerebek massa.Adalah RD (14) pelajar tanggung asal Desa Hagu Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe terpaksa menanggung malu.
Pasalnya, tertangkap basah sedang dicumbu Santi (22) penduduk Meulaboh, Aceh Barat pada Jumat (15/7) siang sekitar pukul 10.30 WIB. Aksi mesum dilakoni keduanya, di kediaman RD ketika ibu pelajar tersebut sedang belanja ke pasar. Selanjutnya warga pun menggiring RD dan Santi ke kantor Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe.
Sementara itu dalam pemeriksaan, keduanya mengakui perbuatan mereka. Santi dikatakan sudah menginap di rumah RD, karena hubungan dekat bahkan telah dianggap saudara. Selama menetap di Lhokseumawe, mahasiswi di salah satu perguruan tinggi tersebut tinggal di Desa Lancang Garam. Keterangan dibenarkan Kasatpol PP dan WH Lhokseumawe Drs Azwar, melalui Kasi Kebijakan dan Penegakan Daerah Karimuddin.
“Saat itu warga curiga dengan gerak gerik Santi, yang sangat dekat dengan RD. Selanjutnya masyarakat berusaha mewanti-wanti pasangan muda itu dan akhirnya ditangkap sedang berdua dalam rumah saat ibu RD sedang berbelanja,” ujar Karimuddin.
Sementara itu Santi dan RD mengaku tidak berbuat hal-hal mesum dan hanya sekedar bercumbu, keduanya mengaku saling sayang dan suka, namun demikian keduanya tetap mengaku menyesal dan khilaf karena belum terikat hubungan resmi dan itupun tidak mungkin dilakukan karena RD masih terlalu kecil.“Kami tidak berbuat macam-macam dan hanya sekedar Kiss Kissan,” ujar Santi singkat.
Pasalnya, tertangkap basah sedang dicumbu Santi (22) penduduk Meulaboh, Aceh Barat pada Jumat (15/7) siang sekitar pukul 10.30 WIB. Aksi mesum dilakoni keduanya, di kediaman RD ketika ibu pelajar tersebut sedang belanja ke pasar. Selanjutnya warga pun menggiring RD dan Santi ke kantor Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe.
Sementara itu dalam pemeriksaan, keduanya mengakui perbuatan mereka. Santi dikatakan sudah menginap di rumah RD, karena hubungan dekat bahkan telah dianggap saudara. Selama menetap di Lhokseumawe, mahasiswi di salah satu perguruan tinggi tersebut tinggal di Desa Lancang Garam. Keterangan dibenarkan Kasatpol PP dan WH Lhokseumawe Drs Azwar, melalui Kasi Kebijakan dan Penegakan Daerah Karimuddin.
“Saat itu warga curiga dengan gerak gerik Santi, yang sangat dekat dengan RD. Selanjutnya masyarakat berusaha mewanti-wanti pasangan muda itu dan akhirnya ditangkap sedang berdua dalam rumah saat ibu RD sedang berbelanja,” ujar Karimuddin.
Sementara itu Santi dan RD mengaku tidak berbuat hal-hal mesum dan hanya sekedar bercumbu, keduanya mengaku saling sayang dan suka, namun demikian keduanya tetap mengaku menyesal dan khilaf karena belum terikat hubungan resmi dan itupun tidak mungkin dilakukan karena RD masih terlalu kecil.“Kami tidak berbuat macam-macam dan hanya sekedar Kiss Kissan,” ujar Santi singkat.
1:29 PM
Fadel Aziz Pase

Posted in:
