Sejak dua puluh tahun terakhir ini sedikitnya 4000 lebih masyarakat Aceh yang pindah agama. Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar pada acara tausiah maulid Nabi Muhammad Saw di Dayah Serambi Mekkah, Gampong Beunot, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, Senin (30/5).
“Dulu kita menyebut Aceh dan juga orang-orang menyebut Aceh dapat dikatakan seratus persen orang Aceh itu muslim. Bahkan pada masa perang dengan Belanda tidak ada masyarakat yang bersuku Bangsa Aceh dulu yang pindah agama,“ ujar Wagub.
Namun katanya, dalam 20 tahun terakhir sudah banyak masyarakat Aceh yang secara diam-diam pindah agama. Hal itu dimulai dengan hubungan perkawinan dulu, dengan berpacaran dan itu terjadi sekarang semua dikarenakan dunia semakin terbuka. “Ini terjadi karena, disebabkan oleh kurangnya perhatian dari kedua orang tuanya masing-masing sangat lemah. Ini semua bermula dari rumah tangga, dengan pendidikan yang sangat terbatas dan apalagi tidak mendapatkan tempat pengajian, ini penyebab masalah masyarakat Aceh berpindah agama,“ jelasnya.
Untuk mencegah hal itu kata Wagub, pencegahan isu permurtadan ini tidak boleh sekedar reaksi karena menjelang pemilu. Namun harus ditangani secara sistematis. “Misalnya menghidupkan mesjid atau menasah selain dijadikan sebagai tempat ibadah juga sebagai tempat pengajian, terutama balai pengajian untuk masyarakat yang tidak kepasantren. Itu, untuk masyarakat umum atau masyarakat awam,“ lanjutnya
Tentu ini kabar dan berita yg sangat menakutkan sekaligus mencoreng wajah semua orang Aceh, betapa tidak Kota yg Identik dgn julukan Kota Serambi Mekah dengan penegakkan hukum syariat, tetapi pahit kenyataannya. Ini adalah Tamparan buat Umat Islam dengan maraknya Pemurtadan dan Kristenisasi sehingga keluar Islam. Sebelum semuanya terlambat peran Pemuka Agama Tokoh masyarakat dan tentunya Pemerintah untuk mengawasi dan memperketat keberadaan orang turis-turis asing. Peran orang tua sangat fital untuk mengawasi keluarga. Dalam firmannya Allah SWT sudah mengatakan yg artinya jagala dirimu dan keluargamu dari siska api neraka. Kalaui sudah keluar dari islam dan mati dalam keadaan Kafir maka Neraka Jahanam bagiannya. Karena ini adalah sdh perintah allah SWT yg dalam firmannya’ taatlah kpd Allah dgn sebenar”nya dan jangan mati bukan dalam keadaan seorang muslim. Tatkalah Kedjoliman sudah menguasaai dan dibiarkan tanpa ada yg menegurnya maka tunggulah Ajdab Allah SWT..jgn kita hancurkan kota aceh yg sdh aman dan damai ini.
11:25 PM
Fadel Aziz Pase

Posted in:
